"Kami memutuskan untuk langsung bermigrasi ke Windows 8, dan kami tidak memiliki keraguan dari sebuah sistem operasi yang lebih baru, dan siap untuk mengambil segala keuntungan darinya," kata Tetsuya Shiratori selaku General Manager Information Technology Planning Division of Resona Holdings seperti yang dilansir laman ZDNet.
Selain Jepang, para pengguna PC di Australia juga dilaporkan sudah bisa move on dari Windows XP. Menurut data yang dimiliki lembaga riset StatCounter, pada periode Oktober 2013 hingga Maret 2014, sistem operasi Windows 7 menjadi yang paling banyak diadopsi oleh para pengguna PC di Autralia dengan menguasai 43,92% pangsa pasar. Sementara di bawahnya menyusul duo sistem operasi besutan Apple, yaitu OS X dan sistem operasi mobile iOS.
Windows 8 disebutkan berada di posisi keempat, diikuti Windows XP yang hanya memiliki pangsa pasar 6,83%. Sedangkan sistem operasi terbaru Windows 8.1 baru mampu menguasai 5,29% pangsa pasar.
Microsoft sendiri telah melakukan berbagai usaha dalam mengimbau pengguna Windows XP untuk segera beralih ke sistem operasi yang lebih modern. Microsoft juga sudah mempersiapkan ultimatum terakhir untuk memperingatkan para pengguna yang masih menggunakan Windows XP. Peringatan ini akan dimunculkan sebagai notifikasi yang akan muncul secara terus menerus di layar komputer pengguna.
Sebelumnya mereka juga telah menawarkan hadiah pada para pengguna Windows XP yang mau beralih sebesar USD 50 atau setara Rp 564 ribu berbentuk gift card. Perusahaan software terbesar di dunia itu pun dilaporkan bersedia memangkas harga tablet Surface 2 mereka sebesar USD 100 bagi pengguna Windows XP yang mau meninggalkan OS tersebut dan bermigrasi ke Windows 8.1 dengan membeli Surface 2.
dikutip dari : http://tekno.liputan6.com/read/2032442/windows-xp-pensiun-bank-ramai-ramai-migrasi-ke-windows-8

0 Comments